Kalkulator THR

Hitung Tunjangan Hari Raya Anda — penuh atau prorata — lengkap dengan batas waktu pembayaran sesuai peraturan dan estimasi PPh 21 yang dipotong.

Tunjangan Hari Raya Keagamaan

Masa kerja dua belas bulan terus-menerus memberi hak atas upah satu bulan penuh. Antara satu sampai dua belas bulan, haknya dihitung prorata, dan THR harus sampai ke tangan Anda paling lambat tujuh hari sebelum hari raya.

Upah dan Masa Kerja Anda

Upah pokok ditambah tunjangan tetap. Jangan masukkan tunjangan tidak tetap seperti uang transport atau uang makan yang dibayar berdasarkan kehadiran.
Jumlah bulan tanpa putus di perusahaan Anda saat ini, dihitung sampai tanggal hari raya.
Ketiganya berhak atas THR; yang berbeda hanya dasar perhitungan upah untuk pekerja harian lepas.
Idul Fitri, Natal, Nyepi, Waisak atau Imlek — sesuai hari raya Anda. Tanggal yang mengikuti kalender lunar bergeser tiap tahun, jadi isikan tanggal Anda sendiri.

Aturan dan Asumsi (dapat diubah)

Saat ini satu bulan. Sebelum peraturan tahun 2016, syaratnya tiga bulan.
Masa kerja pada atau di atas angka ini mendapat upah satu bulan penuh. Angka ini juga menjadi pembagi prorata.
1,0 adalah ketentuan minimum. Naikkan jika kontrak, PP atau PKB Anda menjanjikan lebih.
Batas waktu menurut peraturan adalah tujuh hari (H-7). Banyak perusahaan membayar lebih awal.
Diambil dari tabel TER dan ditentukan oleh status PTKP serta penghasilan bruto bulanan Anda. Isi 0 jika penghasilan Anda di bawah batas PTKP.
Lima persen dari total THR adalah denda yang dikenakan kepada pengusaha yang melewati batas waktu.

Memahami THR (Tunjangan Hari Raya)

Apa yang Dihitung sebagai Upah untuk THR

Dasar perhitungan THR bukan gaji bersih yang Anda bawa pulang, melainkan upah pokok ditambah tunjangan tetap — jumlah yang dibayarkan setiap bulan tanpa memandang kehadiran atau kinerja.

  • Termasuk: upah pokok, tunjangan jabatan dan tunjangan keluarga yang bersifat tetap
  • Tidak termasuk: tunjangan tidak tetap seperti uang transport atau uang makan berbasis kehadiran, lembur dan bonus
  • Skema upah tanpa komponen (clean wage): jika tidak ada tunjangan terpisah, seluruh upah menjadi dasarnya
  • Pekerja harian lepas: pakai rata-rata upah bulanan selama dua belas bulan terakhir, atau selama bulan-bulan yang benar-benar dijalani jika masa kerjanya lebih pendek

Siapa yang Berhak

Hak THR mengikuti hubungan kerja, bukan nama jabatan. Karyawan tetap maupun kontrak sama-sama berhak begitu masa kerja terus-menerus mencapai satu bulan.

  • Karyawan tetap yang hubungan kerjanya berakhir dalam tiga puluh hari sebelum hari raya tetap menerima THR
  • Kontrak waktu tertentu yang sudah berakhir sebelum hari raya tidak menimbulkan kewajiban THR
  • Masa kerja dihitung ulang dari nol saat Anda pindah perusahaan — pekerjaan baru berarti hitungan prorata dimulai lagi
  • Hanya satu THR per tahun dari satu perusahaan, terkait hari raya keagamaan Anda sendiri

Batas Waktu dan Sanksi

THR terikat waktu. Membayarkannya sebagai bonus setelah hari raya tidak memenuhi ketentuan, dan pembayaran dengan cara dicicil tidak diperbolehkan.

  • Pembayaran harus sampai paling lambat tujuh hari sebelum hari raya (H-7)
  • Keterlambatan pembayaran dikenai denda lima persen dari total THR
  • Denda tidak menghapus kewajiban — THR penuh tetap harus dibayar di luar denda itu
  • Sanksi administratif terpisah dapat menyusul, dan pengaduan disampaikan melalui Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan

THR dan Pajak PPh 21

THR adalah penghasilan kerja yang kena pajak. Perusahaan memotong PPh 21 sebelum uangnya sampai ke tangan Anda, sehingga hak bruto dan jumlah yang masuk ke rekening berbeda.

  • THR tergolong penghasilan tidak teratur, ditambahkan ke penghasilan bruto pada bulan THR dibayarkan
  • Pemotongan bulanan memakai tabel Tarif Efektif Rata-rata (TER) sesuai kategori PTKP Anda
  • Karena penghasilan bruto bulan itu lebih besar, tarif efektif pada bulan tersebut biasanya ikut lebih tinggi
  • Penghitungan bulan Desember atau bulan terakhir menutup selisih setahun, sehingga kelebihan potongan sebelumnya bisa kembali